Namaku Shally Ghina Afriah. Lahir pada 17 Januari 18 tahun silam. Perjalanan hidup merupakan hal yang selalu dialami oleh tiap individu. Termasuk saya. Perjalanan hidup akan membawa kita dalam berbagai pilihan. Apakah kita memilih untuk baik atau buruk, diam atau bicara, atau memilih untuk kuliah atau bekerja. Pada akhirnya pilihan itu yang akan menjadi awal dari sebuah perjalanan hidup baru dalam kehidupan kita. Perjalanan hidup saya dimulai saat saya lahir ke dunia, hadir menjadi pelengkap kebahagiaan pasangan suami istri yang baru menikah. Menjadi keluarga kecil yang sakinah mawaddah warohmah. Saya tumbuh menjadi putri kecil kebanggaan kedua orang tua.
![]() |
| Img source: |
Tinggal di desa yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan tidak menyurutkan semangat ayah untuk bekerja mencari nafkah, sementara ibu tetap tinggal di rumah menjadi guardian angel untukku. Hari Minggu selalu menjadi hari yang aku tunggu. Profesi ayah sebagai karyawan bank menuntutnya untuk selalu standby di ruang kerjanya, membuat laporan keuangan demi loyalitasnya terhadap pekerjaan. Hanya pada hari Minggu dan hari libur nasional kami dapat berkumpul bersenda gurau, bermain bersama, atau hanya sekedar berbagi secangkir teh. Olahraga pagi selalu menjadi favoritku. Saat dimana tangan kananku menggenggam tangan ayah, dan yang kiri menggandeng tangan ibu.
Pundi-pundi keuangan keluarga yang cukup, pada akhirnya membuat orang tua mengambil keputusan untuk tinggal di daerah perkotaan. Ya, walaupun Purwokerto tergolong kota kecil, tapi nampaknya cocok disebut perkotaan karena mobilitas warganya cukup tinggi. Kami tinggal di rumah baru, kawasan perumahan. Memang betul paradigma yang berkembang di masyarakat bahwa di perumahan, orang-orangnya lebih individualis. Entahlah, mungkin aku yang termakan omongan orang. Tapi sepertinya warga perumahan lebih senang untuk tinggal didalam rumah, sibuk dengan gadget-nya, sekalipun rumahnya berdekatan, hanya disekat oleh sebuah tembok.
Usia kelima aku mulai bersekolah di taman kanak-kanak di kawasan perumahan. Tidak seperti teman-temanku yang saat jam pelajaran orang tuanya melirik-lirik dari balik jendela kelas, aku dengan percaya diri dan mandiri tanpa ada perasaan takut karena tidak didampingi orang tuaku. Ayahku sedang bekerja. Dan ibuku sedang mengandung adikku. Jarak usia antara aku dan adikku cukup jauh, hampir enam tahun. Kemudian dua tahun berikutnya ibuku mengandung anak ketiga, adikku yang kedua. Dan itu cukup merubah hidupku. Aku yang dulu manja, selalu minta digendong, jadi malu, karena punya adik, dan bertanggung jawab menjadi teladan yang baik. Maraknya pemberitaan tentang penculikan anak, kasus pelecehan seksual, membuat orang tua menjadi sangat protektif. Kami dilarang bermain diluar rumah. Kami jadi jarang berinteraksi dengan orang asing, dengan orang luar, dengan tetangga. Dan itu membawaku berada dalam keadaan yang cukup sulit.
Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan utama untuk hidupku. Menjadi mahasiswa adalah sebuah pilihan. Sebagai mahasiswa, aku ingin aktif di berbagai kegiatan, ikut serta dalam kepanitiaan. Seperti kata news anchor kondang Indonesia, Najwa Shihab, IP di kampus bukan menentukan segalanya. Ikut organisasi di kampus dan diluar kampus itu yang membuat karakter kita bertumbuh. Bukan hasilnya yang penting, tapi prosesnya.
Saat ini senang sekali rasanya bisa menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Jenderal Soedirman. Memiliki banyak teman baru dari berbagai pelosok negeri. Mengawali langkahku di perguruan tinggi sebagai mahasiswa ilmu komunikasi.
Di masa depan, setelah lulus dari Universitas Jendral Sudirman, aku ingin bekerja di media menjadi seorang jurnalis. Datang, mencari, mengumpulkan, mengolah, memverifikasi berita, kemudian menyampaikannya ke publik. Menjadi pengalaman tersendiri saat kita dapat mewawancarai tokoh, public figure, atau pejabat publik. Bertemu banyak orang baru akan menjadi hal yang menyenangkan karena sedikit banyak kita jadi tahu berbagai hal yang sedang menjadi concern publik.
Sekali lagi kutipan dari Najwa Shihab: Sukses bukan soal popularitas. Sukses adalah bagaimana kita bisa bermanfaat bagi orang lain.

0 komentar:
Post a Comment
thanks for comment :D